Publikmalutnews.com
Sabtu, Januari 31, 2026
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Hukrim

Dugaan Korupsi Dana Covid-19 dan Vaksinasi di Kota Ternate Terus Diusut

Muhlis Idrus by Muhlis Idrus
Januari 11, 2023
in Hukrim
0
Dugaan Korupsi Dana Covid-19 dan Vaksinasi di Kota Ternate Terus  Diusut

Kajari Ternate, Abdullah SH. MH.

TERNATE, MPe – Kasus dugaan korupsi dana Covid-19 di lingkup Pemkot Ternate tahun 2021-2022 dan dugaan korupsi anggaran Vaksinasi tahun 2021 di Dinkes Kota Ternate terus diusut oleh tim penyidik pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.

Kepala Kejari Ternate, Abdullah saat dikonfirmasi awak media, Rabu (11/1/2023) mengatakan, untuk Covid-19, hingga saat ini kurang lebih ada sekitar 70 saksi yang sudah dimintai keterangan. Jumlah ini dipastikan bakal bertambah, langkah ini dilakukan untuk menguatkan hasil penyelidikan.

“(Saksi) Covid ini lebih banyak daripada (saksi) Vaksinasi, dan itu terkait dengan lembaga-lembaga lain yang ikut bersama-sama melaksanakan Covid kemarin (musim Covid). Kalau ngak salah sudah sekitar 70 an saksi ya udah kita minta keterangan, kurang lebih ada 30 orang lagi yang akan diminta keterangan, ini untuk menguatkan penyelidikan,” ujar Abdullah.

Ia katakan, dalam penyelidikan Covid-19 ini pihaknya sangat teliti dan tak terburu-buru untuk menetapkan siapa tersangkanya.

“Walaupun nilai kerugiannya sudah ada, kita tidak rerburu-buru karena ini menyangkut nasib seseorang, jadi kita teliti betul,” katanya.

Lanjut dia, sementara untuk kasus dugaan korupsi anggaran Vaksinasi yang sudah pada tahap penyidikan ini hanya tinggal menunggu hasil audit penghitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Maluku Utara.

“Kalau vaksinasi kan uda form ya tinggal kita menunggu audit BPKP aja, ” pungkasnya (**)

Previous Post

Buka Rapat Pembentukan Tim Efektif Eksternal Bunga Malut Dan FGD

Next Post

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Chasan Boesorie Ternate Naik Status

Next Post
Kasus Dugaan Korupsi RSUD Chasan Boesorie Ternate Naik Status

Kasus Dugaan Korupsi RSUD Chasan Boesorie Ternate Naik Status

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Gubernur Sherly-Menkes Tinjau RSUD Maba mulai Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas
  • Bahas Pemulihan Pasca Bencana, Bupati Temui BNPB Pusat
  • TNI AL Salurkan Sembako Gunakan KRI Tatihu
  • Bhayangkara FC Akan Buat Kejutan di Kandang Malut United
  • Wakil Ketua DPRD Malut Serap Aspirasi Warga Soa dan Garnita

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video