Publikmalutnews.com
Minggu, November 30, 2025
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Daerah Halmahera Selatan

Kasus Korupsi Masjid Raya Halsel Naik ke Tahap Penyidikan

admin by admin
Juni 26, 2022
in Halmahera Selatan, Kota
0
Kasus Korupsi Masjid Raya Halsel Naik ke Tahap Penyidikan

PUBLIKMALUTNEWS.COM, TERNATE – Kejaksaan Tinggi Maluku Utara sangat serius menangani kasus korupsi di Maluku Utara. Salah satunya kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Masjid Raya di Kabupaten Halmahera Selatan, yang dinaikan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Pembangunan masjid yang dibangun sejak tahun 2016 hingga 2021 itu, telah menelan anggaran senilai Rp 109 miliar lebih.
Dade Ruskandar, Kepala Kejaksaan Tinggi Malut membenarkan kasus Masjid Raya Halsel sudah naik ke tahap penyidikan. “Iya kaksuanya sudah naik dan kita akan panggil pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini,” kata Dade kepada wartawan di halaman kantor Kejati Malut, Selasa (21/6/2022).

Menurutnya, beberapa orang telah diperiksa dalam kasus tersebut dan penyidik juga akan memanggil pihak-pihak lain yang sebelumnya belum dimintai keterangan. “”Pihak-pihak terkait kita akan panggil kembali,” tandasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan dokumen kontrak, anggaran pekerjaan Masjid Raya Halsel tahun anggaran 2016 senilai Rp 50 miliar, namun di-refocusing sehingga menjadi Rp 29 miliar.

Pada 2017 dianggarkan Rp 29,950 miliar, tahun 2018 dianggarkan Rp 29,90 miliar. Tahun 2019 pemda kembali menganggarkan Rp 9,98 miliar dana pembangunan, dan pada 2021 dianggarkan lagi Rp 11,01 miliar. Sehingga total keseluruan anggaran pekerjaan masjid raya senilai Rp 109,84 miliar, namun hingga kini pembangunan masjid itu belum selesai, (red)

Tags: Halmahera SelatankorupsiKota TernateMaluku utara
Previous Post

Aula Kantor Bupati Halteng Gunakan Videotron

Next Post

Diskoperindag Kepsul Tampilkan Prodak Bahan Makanan Lokal di Bali

Next Post
Diskoperindag Kepsul Tampilkan Prodak Bahan Makanan Lokal di Bali

Diskoperindag Kepsul Tampilkan Prodak Bahan Makanan Lokal di Bali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Kisah Pilu Nelayan Morotai, di Laut Sendiri Jadi Penonton
  • Pusat Kajian Maritim Ajak Pemda dan Masyarakat Jauhi Praktik Bom Ikan dan Buang Sampah di Laut
  • Telkomsel Salurkan Bantuan Sosial dan Percepatan Pemulihan Jaringan di Aceh, Sumut dan Sumbar
  • Kades Wama Oba Selatan Bantah Korupsi Dana Desa
  • Pemkot Ternate Siapkan Gaji 14 dan 14 Untuk PPPK Paru Waktu Mulai Tahun Depan

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video