TERNATE – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 AT Polri terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme melalui media daring, khususnya yang menyasar anak-anak dan remaja.
Tim Pencegahan Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada siswa-siswi di SMK Putra Bahari Kota Ternate, Sabtu (14/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara, Briptu Alfandi Alim, S.H., mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 112 anak dari 26 provinsi terpapar paham radikalisme. Ia menjelaskan, para anak tersebut direkrut tanpa pertemuan fisik dengan perekrut.
“Modus operandi yang digunakan adalah memanfaatkan media sosial dan game online untuk mendekati anak-anak atau digital grooming. Setelah itu, mereka dipandu untuk melakukan sumpah setia atau baiat melalui video call maupun rekaman suara, lalu diberikan tugas-tugas tertentu,” jelasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri juga memberikan edukasi tentang pentingnya sehat bermedia sosial. Para pelajar diimbau untuk menggunakan teknologi sebagai sarana belajar dan berkarya, serta mengembangkan kreativitas digital dan menjauhi aktivitas negatif di dunia maya.
Pada kesempatan terpisah, Briptu Alfandi juga memberikan imbauan kepada siswa-siswi SD Negeri 31 Kota Ternate agar menghormati perbedaan suku, agama, dan budaya, serta menghindari perundungan (bullying) dan tidak bergabung dengan kelompok atau komunitas yang berbasis kekerasan.
Kepala SD Negeri 31 Kota Ternate, Hj. Nurlaila Uma Ternate, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh radikalisme di era digital.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Polri, khususnya Densus 88 AT Polri, yang telah peduli terhadap generasi muda dan memberikan edukasi langsung kepada siswa-siswi,” ujarnya. (**)

