Publikmalutnews.com
Rabu, Maret 4, 2026
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Kota Ternate

Pemprov Malut dan Balai CK Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih Desa Tolofuo

Redaksi by Redaksi
Januari 16, 2026
in Ternate
0
Pemprov Malut dan Balai CK Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih Desa Tolofuo

TERNATE — Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas PUPR bersama Balai Cipta Karya (Balai CK) Kementerian PUPR bergerak cepat menangani krisis air bersih di Desa Tolofuo, Kec. Loloda, Halmahera Barat yang terjadi pascabanjir dan longsor awal Januari 2026.

Bencana tersebut menimbun dua bak penampungan air bersih desa serta menutup sumber mata air utama, sehingga ratusan warga kehilangan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam rapat koordinasi penanganan di Kantor Balai Cipta Karya, Jumat (16/1/2026), disepakati tiga langkah strategis.

Pertama, Gubernur Maluku Utara melalui Dinas PUPR menyalurkan bantuan 200 unit galon air untuk membantu kebutuhan warga selama masa perbaikan berlangsung.

Kedua, Balai CK melaksanakan penanganan darurat dengan memanfaatkan sumur RT 03 Desa Tolofuo melalui penyediaan 1 unit pompa, 3 unit profil tank, dan 1 unit genset, dengan target pengerjaan 3 hari (17–19 Januari 2026).

Ketiga, Balai CK menyiapkan langkah jangka panjang dengan memperbaiki intake dan pipa distribusi yang rusak agar layanan air bersih kembali normal, dengan target kerja 1 bulan, dimulai setelah penanganan darurat selesai. Dengan jadwal tersebut, masyarakat diharapkan sudah dapat menikmati layanan air minum kembali sebelum dan selama bulan puasa.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan bahwa penanganan ini menjadi bukti komitmen menghadirkan pelayanan dasar yang cepat dan responsif, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana. (**)

Previous Post

Bupati Halut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Di Loloda Utara

Next Post

Seorang Oknum ASN di Pemprov Malut Diduga Intimidasi Investor demi Kepentingan Pribadi

Next Post
Seorang Oknum ASN di Pemprov Malut Diduga Intimidasi Investor demi Kepentingan Pribadi

Seorang Oknum ASN di Pemprov Malut Diduga Intimidasi Investor demi Kepentingan Pribadi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pemkab Halteng Dan Pemprov Malut Rapat Dengan Kemendagri RI Bahas Tiga Pulau Di Kecamatan Pulau Gebe
  • Wabup Halteng Hadiri Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Tahun 2026
  • Pemprov Malut tekan inflasi jelang Idulfitri 2026 lewat GPM
  • Polres Ternate Atur Lalu Lintas Sholat Tarawih Selama Ramadhan
  • Wujud Kepedulian Ramadan, Polsek Ternate Selatan Bersama Bhayangkari Bagikan Takjil Gratis

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video