Tobelo, – Tim gabungan penanganan bencana banjir di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, melaksanakan kegiatan pembersihan di pemukiman warga terdampak, Pada Minggu, 11 Januari 2026.
Tim gabungan terdiri dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, PMI, Tim SAR, Tim Kesehatan, dan masyarakat setempat secara maraton melakukan pembersihan dan penanganan pemulihan pasca banjir.
Kepala BPBD Halmahera Utara, Hentje Hetharia, melaporkan kegiatan fisik meliputi penurunan logistik dan peralatan serta penambahan personel. Setelah mengikuti ibadah di gereja, mereka membersihkan drainase sepanjang 300 meter dan melakukan pembelokan aliran Sungai Doitia sepanjang 30 meter demi mengoptimalkan fungsi air, meskipun pengerjaan masih terbatas karena dilakukan secara manual.
“Selain itu, tim membagikan kebutuhan dasar seperti kasur, tikar, terpal, sembako, makan siap saji, serta mesin penerang seperti genset dan lantera kepada warga terdampak. Bahan bakar seperti bensin, minyak tanah, dan solar juga telah didistribusikan.”tandas Hentje
Menurut Hentje, kebutuhan mendesak saat ini adalah penambahan 5 unit genset untuk menunjang warga pengungsian yang tinggal di daerah perbukitan.
“Masyarakat mengharapkan perhatian pemerintah untuk segera melakukan normalisasi Sungai Doitia yang tersumbat longsoran tanah dan kayu besar, diduga sebagai penyebab utama banjir. Penanganan bencana diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu sesuai progres pekerjaan di lokasi.” katanya
