TERNATE,PM- Plt Gubernur Maluku Utara Al Yasin Ali telah memerintahkan agar gaji guru honorer selama 10 bulan segera dibayarkan.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku Utara Imran Yakub dalam keterangan kepada Publikmalutnews di kediaman Minggu (31/12/2023) mengatakan, sejak dilantik, telah bertekad akan menyelesaikan hak hak gaji guru honorer yang belum terbayar .
Kadisdikbud Malut Imran Yakub, terus memperjuangkan nasib para guru honorer, baik melakukan koordinasi dengan Gubernur, Sekda, Inspektorat, maupun BPKD Malut, akhirnya telah disetujui untuk pembayaran gaji guru honorer selama 10 bulan di akhir tahun 2023.
Menurut Imran, hadir seorang guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang di maknai sebagai upaya yang dilakukan penuh dengan pengorbanan dan tanpa mengenal lelah .
Selain itu, tugas guru merupakan suatu pekerjaan yang mulia, karena guru memegang peran penting dalam membentuk dan mengembangkan kepribadian , ketrampilan dan pengetahuan anak didik.
Dia juga menyebutkan ,guru sejati ,dimana guru yang bisa mrmbuat murid percaya akan kemampuannya sendiri dan bangga ketika melihat perkembangan murid, sekecil apapun.
Di akhir tahun, seluruh guru honorer yang ditanggung oleh Pemprov Malut semua telah dibayarkan melalui transfer rekening masing masing guru, sehingga honor guru di tahun 2023 tidak ada lagi tunggakan.
Dia mengharapkan ,agar di tahun 2024 pengalaman ini tidak terulang lagi, kita harus menghargai dan menghormati tugas pokok guru, agar hak hak guru dapat dibayar tepat waktunya.
Seperti diketahui, BPKAD Malut melakukan pencairan dana untuk Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) sebesar Rp30 miliar dan gsji bagi guru honorer sebesar Rp24 miliar. (**)

