Publikmalutnews.com
Selasa, Februari 10, 2026
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Hukrim

Satgaswil Densus 88 AT Polri Gencarkan Pencegahan Radikalisme Daring di Kalangan Pelajar Kota Ternate

Redaksi by Redaksi
Februari 10, 2026
in Hukrim
0
Satgaswil Densus 88 AT Polri Gencarkan Pencegahan Radikalisme Daring di Kalangan Pelajar Kota Ternate

Ternate – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 Antiteror (AT) Polri terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme, khususnya yang menyasar anak-anak dan remaja melalui media daring seperti media sosial dan game online.

Sebagai bagian dari upaya preventif tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada siswa-siswi SMA Islam Kota Ternate, Selasa (10/2/2026).

Dalam kegiatan itu, anggota Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara, BRIPKA M. Novrijal, S.H, menyampaikan bahwa ancaman radikalisme terhadap anak-anak saat ini semakin nyata dan berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 terdata sebanyak 112 anak dari 26 provinsi di Indonesia terpapar paham radikalisme.

“Anak-anak tersebut direkrut tanpa harus bertemu secara fisik dengan perekrutnya. Modus operandi yang digunakan adalah melalui media sosial dan game online, atau yang dikenal dengan istilah digital grooming,” ujar Novrijal di hadapan para pelajar.

Ia menjelaskan, setelah berhasil membangun kedekatan emosional dengan korban, para perekrut kemudian memandu anak-anak untuk melakukan sumpah setia atau baiat melalui video call maupun rekaman suara.

Setelah itu, korban diberikan tugas-tugas tertentu sesuai arahan jaringan radikal tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Tim Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri juga memberikan pemahaman tentang pentingnya sehat bermedia sosial.

Para siswa diedukasi agar menggunakan teknologi digital secara positif, seperti untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kreativitas, serta menjauhi berbagai aktivitas negatif di dunia maya.

“Adek-adek harus cerdas dalam menggunakan media sosial dan game online. Manfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan produktif, jangan mudah terpengaruh oleh ajakan atau konten yang mengarah pada kekerasan dan kebencian,” tegasnya.

Pada akhir kegiatan sosialisasi, Bripka M. Novrijal juga menghimbau kepada seluruh siswa-siswi SMA Islam Kota Ternate agar selalu menghormati perbedaan suku, agama, dan budaya, serta menghindari praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun di media sosial.

Selain itu, para pelajar diminta untuk tidak bergaul atau bergabung dengan kelompok maupun komunitas yang berbasis kekerasan.

Sementara itu, Kepala SMA Islam Kota Ternate, Kandacong, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia menilai kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait bahaya radikalisme dan terorisme di era digital.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepedulian Polri, khususnya Densus 88 AT Polri, yang telah hadir memberikan edukasi kepada siswa-siswi kami. Ini menjadi bekal penting bagi anak-anak agar lebih waspada dan bijak dalam menggunakan teknologi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi muda yang cerdas, toleran, dan berperan aktif dalam menangkal penyebaran paham radikalisme dan terorisme, khususnya di lingkungan sekolah dan media daring. (**)

Previous Post

Sat Samapta Polres Ternate Amankan Pelaku dan Barang Bukti Ratusan Liter Cap Tikus

Next Post

Bupati Launching Halut Siaga 112, Akses 24 Jam Secara Gratis

Next Post
Bupati Launching Halut Siaga 112, Akses 24 Jam Secara Gratis

Bupati Launching Halut Siaga 112, Akses 24 Jam Secara Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Bupati Launching Halut Siaga 112, Akses 24 Jam Secara Gratis
  • Satgaswil Densus 88 AT Polri Gencarkan Pencegahan Radikalisme Daring di Kalangan Pelajar Kota Ternate
  • Sat Samapta Polres Ternate Amankan Pelaku dan Barang Bukti Ratusan Liter Cap Tikus
  • Konsultasi Publik RKPD 2027 Resmi Di Buka Wabup Halut
  • Peringati HPN, NHM Gelar Seminar Literasi Digital Di Kampus UNHENA

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video