Publikmalutnews.com
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Daerah Halmahera Utara

Bupati Halut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Di Loloda Utara

Ashar Arfane by Ashar Arfane
Januari 16, 2026
in Halmahera Utara
0
Bupati Halut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Di Loloda Utara

Tobelo,- Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di wilayah Kecamatan Loloda Utara resmi disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, dengan waktu yang tidak ditentukan.

Melalui Conference Pers, Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, berdasarkan evaluasi terakhir bahwa di enam kecamatan terdampak banjir dan longsor, namun Desa Doitia di Kecamatan Loloda Utara masih harus di tamgani secara berkelanjutan

“Desa Doitia awalnya bisa dijangkau lewat darat dan laut. Kami telah mengirimkan tim gabungan dari TNI/Polri, Tagana, PMI Halut, dan tenaga kesehatan untuk memberikan bantuan, namun, saat tim tiba, seluruh warga Desa Doitia telah mengungsi dan ditempatkan di 30 tenda darurat yang disiapkan oleh BPBD Halut,”Jelas Bupati

Bupati bilang, Saat ini upaya dari tim gabungan dalam penanganan pasca banjir di Desa Doitia, masih terkendala dengan Cuaca ekstrem saat proses pembersihan ini.

“Saya juga mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat Halmahera Utara atas bantuan yang telah disalurkan,”ujarnya.

Sementara itu, kondisi di lima kecamatan lain, yaitu Kao Barat, Galela, Galela Utara, Galela Barat, dan Galela Selatan, sudah membaik. Status tanggap darurat di lima kecamatan ini dicabut dan diubah menjadi status siaga bencana.

“Untuk Kecamatan Loloda Utara, status tanggap darurat masih kami lanjutkan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Sahbandar Tobelo untuk membuka akses transportasi reguler ke Loloda Utara menggunakan kapal,”pungkasnya.

Previous Post

Bupati Halut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Di Loloda Utara

Next Post

Pemprov Malut dan Balai CK Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih Desa Tolofuo

Next Post
Pemprov Malut dan Balai CK Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih Desa Tolofuo

Pemprov Malut dan Balai CK Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih Desa Tolofuo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • ​Pertamina Bersama BKKBN Maluku Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Kelas Parenting Tamasya Darling
  • Seorang Oknum ASN di Pemprov Malut Diduga Intimidasi Investor demi Kepentingan Pribadi
  • Pemprov Malut dan Balai CK Bergerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih Desa Tolofuo
  • Bupati Halut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Di Loloda Utara
  • Bupati Halut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Di Loloda Utara

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video