Sofifi – Pasca banjir yang melanda Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak. Sejak sesaat setelah kejadian, tim reaksi cepat Provinsi Maluku Utara telah berada di lokasi dan berkoordinasi langsung dengan pemerintah kabupaten guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan terukur.
Dalam misi kemanusiaan ini, Pemprov Maluku Utara mengerahkan KN. SAR Pandudewanata 237 yang dikomandoi Kapten Sujono, didukung armada kapal feri. Pengerahan kapal tersebut ditujukan untuk menjangkau wilayah terdampak yang sulit diakses melalui jalur darat. Estimasi pelayaran dari Ternate menuju Halmahera Barat sekitar 1 jam 40 menit, sehingga distribusi logistik dapat dilakukan sesegera mungkin.
Bantuan yang disalurkan merupakan kolaborasi antara BPBD Provinsi Maluku Utara dan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, dengan total logistik mencapai lebih dari 5 ton beras dan ratusan item kebutuhan dasar lainnya. Untuk logistik makanan, pemerintah menyalurkan 2 ton beras buffer stok sosial, 2 ton beras cadangan pangan daerah, serta 1 ton beras dari Dinas Sosial.
Selain itu, disalurkan 600 kilogram gula, 400 liter minyak goreng, 360 dus mi instan, 500 kaleng susu kental manis, 24 dus susu Lactogrow, 60 dus susu SGM, serta tambahan susu Lactogen. Pemerintah juga menyalurkan 1.000 paket makanan siap saji dan 800 paket makanan anak untuk memenuhi kebutuhan kelompok rentan.
Sementara untuk logistik non-makanan, Pemprov Maluku Utara menyalurkan 450 unit kasur (250 unit melalui kapal cepat dan 200 unit melalui kapal feri), 30 unit kasur lipat, serta 400 lembar selimut.
Untuk kebutuhan hunian sementara, disediakan 25 unit tenda keluarga dan 350 lembar terpal atau tenda gulung. Bantuan sandang dan sanitasi meliputi 350 paket family kit, 300 paket pakaian anak (kids wear), 50 potong daster, 50 potong kaos, serta 32 unit palet sebagai penunjang distribusi logistik.
Distribusi bantuan dilakukan secara spesifik sesuai tingkat dampak di masing-masing wilayah.
Di Kabupaten Halmahera Barat, bantuan difokuskan ke Kecamatan Ibu dan Kecamatan Loloda, dengan rincian antara lain 100 karung beras, 50 kasur, 50 selimut, 50 paket kids wear, 50 unit terpal, 30 dus mi instan, serta bahan pangan pendukung lainnya.
Sementara di Kabupaten Halmahera Utara, bantuan disalurkan ke Kecamatan Loloda Utara dan Kecamatan Kao, mencakup 100 karung beras, 200 paket kasur, 150 lembar selimut, 200 paket family kit, 100 paket kids wear, 100 unit terpal, 100 dus mi instan, serta minyak goreng, teh celup, susu, dan paket makanan tambahan.
Selain distribusi logistik, Pemprov Maluku Utara juga melakukan langkah cepat pemulihan pascabencana. Pemerintah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan Jembatan PUPR untuk menangani tiga titik jembatan putus dan dua titik jalan tertimbun longsor pada jalur Ibu–Loloda.
Di sisi lain, Dinas Kominfo terus berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk mempercepat pemulihan jaringan komunikasi yang sempat terputus akibat banjir.
Gunernur Maluku Utara bersama Balai PU, pada 6 Januari di Kantor Balai PU melakukan pendalaman dan analisa dan rencana perbaikan atau rekonstruksi infrastruktur.
Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara saat melepas Bantuan Logistik juga menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan secara bertahap, meliputi fase jangka pendek berupa distribusi logistik, fase jangka menengah berupa evakuasi dan penyelamatan, serta fase jangka panjang yang difokuskan pada rekonstruksi perumahan dan infrastruktur.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan seluruh proses penanganan pascabencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan, dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait, hingga kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi dan kondisi kembali normal.
“Kita berkoordinasi baik dengan Halut dan Halbar, TNI-Polri, Basarnas, Balai PU, Operator Telekomunikasi, Pihak Swasta serta segenap relawan untuk membantu Pemulihan Cepat”. Tegas Sherly. (**)

