TERNATE — Pemkot Ternate menegaskan pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan sebagai fokus utama agar tidak terjadi kesenjangan yang terlalu jauh antara wilayah tengah dan terluar.
Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menuturkan, jarak rentan kendali di tiga kecamatan terluar yaitu Batang Dua, Hiri, dan Moti menjadi perhatian sesuai arahan Wali Kota.
“Kesenjangan itu jangan ada yang terlalu jauh. Untuk memastikan ini, akan ada skema yang kita lakukan, dan kesenjangan itu tidak hanya sebatas pendidikan, melainkan kesehatan juga demikian,” ujarnya, Kamis (11/12) kemarin.
Untuk pendidikan, Rizal meminta guru-guru yang ditempatkan di wilayah terluar mampu bertahan dan tidak langsung meminta pindah.
“Harus mengabdi, meski ditempatkan di tempat yang jauh. Karena semua pasti akan difasilitasi, mungkin akan diadakan rumah dinas dan fasilitas lainnya,” katanya.
Sementara untuk sektor kesehatan, Rizal menyatakan kondisi sudah mulai membaik.
“Kemarin saya berkunjung di Batang Dua, beberapa dokter sudah mulai bertahan di sana. Nanti saya akan cek juga situasi pendidikan melalui Dinas Pendidikan dan meminta guru-guru di sana jangan dulu minta pindah,” tambahnya.(*)

