Publikmalutnews.com
Jumat, Januari 30, 2026
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Daerah Halmahera Utara

Kepala DKP Halut Bantah Tudingan Penggelapan Excavator Mini

Penulis: Ashar N. Arfane

Redaksi by Redaksi
April 30, 2025
in Halmahera Utara
0
Kepala DKP Halut Bantah Tudingan Penggelapan Excavator Mini

TOBELO- Terkait dengan pemberitaan pemberian bantuan Excavator mini tahun 2022 oleh Kementrian Kelautan kepada Dinas Perikanan Halmahera Utara (Halut) yang di duga telah digelapkan, dibantah Kepala Dinas (Kadis) K3lautan dan Perikana Viktor O. Mangimbulude.

“Excavator Mini itu kami amankan sementara di Dinas, mengingat Kelompok Pembudidaya yang sebelumnya sebagai penerima Alat berat tersebut sudah tidak aktif lagi.”katanya

Disentil terkait keberadaan excavator saat mini, Kadis berdalih bahwa alat berat tersebut sementara berada di desa Wangongira kecamatan Tobelo Barat.” Saat ini alat itu ada di desa wangongira dalam pengerjaan penggalian Kolam salah satu kelompok pembudidaya yang ada di desa setempat. Dan jika sudah selesai maka akan di amankan kembali di Dinas”. Katanya

Kadis menegaskan, Kelompok pembudidaya yang sebelumnya di serahkan alat bantuan dari kementrian tersebut yakni Kelompok Teamo, yang terdiri dari anak-anak Honorer dari Dinas perikanan Halut, hanya saja kelompok tersebut hanya aktif sampai dengan 2 tahun saja.”Kami perhatikan keaktifan kelompok hanya 2 tahun saja sejak dua tahun terakhir. Mulai tahun 2022 sampai dengan akhir tahun 2023. Alasan ini lah yang membuat kami harus mengamankan excavator mini tersebut.”katanya

“Saat ini ada 95 kelompok pembudidaya yang terdaftar di DKP Halut. Dan kami juga sementara Verifikasi kelompok yang nantinya di serahkan alat bantuan dari kementrian itu, ada dua kriteria yang kami lihat, diantaranya kepemilikan akta notaris dan pengelolaan keuangan yang sehat. Sehinga bisa mananggulangi perawatan Alat Excavator mini ” tutupnya. (**)

Previous Post

Pemprov Malut Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama di Era Pemerintahan Sherly-Sarbin

Next Post

Prioritaskan Kemajuan Daerah,Wabup Halut Kunker ke Bappenas RI

Next Post
Prioritaskan Kemajuan Daerah,Wabup Halut Kunker ke Bappenas RI

Prioritaskan Kemajuan Daerah,Wabup Halut Kunker ke Bappenas RI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Gubernur Sherly-Menkes Tinjau RSUD Maba mulai Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas
  • Bahas Pemulihan Pasca Bencana, Bupati Temui BNPB Pusat
  • TNI AL Salurkan Sembako Gunakan KRI Tatihu
  • Bhayangkara FC Akan Buat Kejutan di Kandang Malut United
  • Wakil Ketua DPRD Malut Serap Aspirasi Warga Soa dan Garnita

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video