TERNATE- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara menyebut, terdapat tiga kabupaten di Malut yang mengajukan Pasangan Calon (Paslon) perseorangan untuk mengikuti Pilkada serentak tahun 2024.
“Tiga daerah yang mengajukan pasangan calon (paslon) jalur perseorangan tersebut di antaranya Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), dan Kabupaten Pulau Taliabu,” kata Komisioner KPU Provinsi Malut, Reni S Banjar di Ternate, Jumat (26/7/2024).
Dirinya menyebut, ketiga kabupaten yang mengajukan paslon jalur perseorangan itu seperti Kabupaten Halmahera Utara pasangan Abdul Rahman Si di Umar dan Oxaverius Kojoba.
Untuk Kabupaten Kepulauan Sula pasangan Ihsan Umaternate dan Darwis Gorontalo, sedangkan untuk Kabupaten Pulau Taliabu ada pasangan Abidin Jaaba dan Dedy Mirzan.
Sehingga, saat ini petugas sedang melaksanakan penelitian baik itu administrasi maupun faktual atas dukungan dari masing-masing bakal calon perseorangan.
Di samping itu, KPU dalam melaksanakan tahapan pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di Maluku Utara maupun secara nasional telah memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih.
“Kalau kita membacanya PKPU Nomor 2 Tahun 2024, pemutakhiran data pemilih masuk dalam kategori tahapan persiapan. Dan di Maluku Utara pada tanggal 24 Juli 2024 telah selesai melaksanakan penelitian dan pencocokan data pemilih,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Malut, Mohtar Alting menyatakan, setelah seluruh tahapan penelitian dan pencocokan data pemilih di seluruh kabupaten kota selesai, KPU Malut nantinya akan melakukan pencocokan data kembali.
Dimana, sesuai istilah di KPU Namanya Tabrak Data antar kabupaten kota, sehingga kita mengetahui data dari data tersebut.
Untuk itu, Mochtar berharap agar penyelenggaraan Pilkada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota dapat berjalan aman, lancar dan damai.
Sebelumnya, KPU Malut sosialisasikan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dimulai pada Agustus 2024.
Mohtar mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada seluruh calon peserta Pilkada mengenai prosedur, persyaratan, dan tahapan pencalonan.
“Kami ingin memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami proses ini dengan baik,” ujar Mohtar.
Menurut Mohtar, Tahapan pencalonan kepala daerah merupakan salah satu fase krusial dalam Pilkada. Karenanya, KPU Maluku Utara berupaya maksimal dalam memberikan edukasi dan informasi kepada semua pihak yang terlibat. (**)
Discussion about this post