Publikmalutnews.com
Jumat, Desember 12, 2025
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video
No Result
View All Result
Publikmalutnews.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Karantina Malut Pastikan 60 Sapi tujuan Samarinda Bebas dari Hama Penyakit

Penulis: Anies

Redaksi by Redaksi
Januari 9, 2024
in Daerah, Halmahera Utara
0
Karantina Malut Pastikan 60 Sapi tujuan Samarinda Bebas dari Hama Penyakit

TOBELO– Karantina Maluku Utara melalui satuan pelayanan Tobelo melakukan tindakan karantina hewan (TKH) berupa pengambilan sampel serum darah pada 60 ekor sapi tujuan Samarinda.

Sebelum dilalulintaskan ke Samarinda sapi tersebut wajib mengikuti tahapan TKH yg dilaksanakan oleh pejabat Karantina Hewan, salah satunya dengan pengambilan sampel serum darah pada sapi untuk deteksi antibody terhadap Brucella Abortus dan PMK.

Sampel serum darah sapi tersebut selanjutnya di uji di laboratorium untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit Brucellosis dan PMK pada sapi yng akan dilalulintaskan.

Dilain tempat, Kepala Karantina Maluku Utara, Willy Indra Yunan menjelaskan, melalui serangkaian pemeriksaan fisik dan laboratorium yang melibatkan pengambilan sampel serum darah untuk mendeteksi keberadaan antibodi terhadap Brucella Abortus dan uji ELISA PMK merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan kesehatan hewan dan mencegah penyebaran penyakit potensial saat perpindahan ternak dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Sampel serum darah ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut Apabila setelah dilakukan pengujian hasilnya negatif, maka sapi-sapi tersebut dapat dilalulintaskan ke Samarinda, tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang masih berlaku. (**)

Previous Post

Polda Malut Hentikan Penyelidikan Dugaan Pencemaran Nama Baik Dengan Terlapor Nita Budhi Susanti

Next Post

Soal Kedatangan Anies, Achmad Hatari : Cuma Tiga Jam di Ternate

Next Post
Soal Kedatangan Anies, Achmad Hatari : Cuma Tiga Jam di Ternate

Soal Kedatangan Anies, Achmad Hatari : Cuma Tiga Jam di Ternate

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Heboh, Bayi Laki-laki Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan
  • Gubernur Bersama LBH Perempuan dan Anak Morotai Bersinergi Tutup 16 Hari Anti Kekerasan dengan Kampanye Sekolah
  • Simulasi Keadaan Darurat, Pertamina Patra Niaga Sigap Tangani Insiden Truk Skid Tank yang Terbakar
  • Guru dan Tenaga Kesehatan di Kecamatan Terluar Diingatkan Tetap Semangat dalam Pengabdian
  • Transformasi Transmigrasi 5.0: Titik Balik Sejarah Mimpi Menjadikan Morotai ‘Silicon Valley’ Ekonomi Biru-Hijau

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Police

No Result
View All Result
  • Berita
    • Advertorial
    • Olahraga
    • Opini
    • Promo News
  • Kota
    • Ternate
    • Tidore
  • Daerah
    • Halmahera Barat
    • Halmahera Selatan
    • Halmahera Tengah
    • Halmahera Timur
    • Halmahera Utara
    • Morotai
    • Sofifi
    • Sula
    • Taliabu
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Nasional
  • Nusantara
  • Video